Rabu, 02 Februari 2011

NASIONAL DEMOKRAT, AKAN MENJANGKAU PERTAMBAKAN CPB

Bulan 12 Tahun 2010, Nasional Demokrat juga lahir di sebuah kerajaan yang besar yang berambisi menguasai seluruh pantai Timur Sumatra bagian selatan, yang berpusat di lampung tepat nya di sebelah utara kerajaan berlambang kan Burung dan sungai...yang bernama BRATA (Broto), SENA, dengan kata lain dan jelmaan BUTOOO IJOOOOO.....

Nama yang sangat serem dalam pewayangan seserem watak dan sifat pemilik kerajaan tersebut, yang hanya berpikir keuntungan tanpa berpikir peduli dengan lingkungan,,dan manusia-manusia yang membesarkannya,ini tentu akan menjadi tantangan besar bagi Nasional Demokrat, namun Nasonal Demokrat akan bertekat dengan gerakan organisasi kemasyarakatan yang mengakar tentu akan mampu melawan segala tindakan kesewenang-wenangan.

"Itu membuktikan Nasional Demokrat punya tekad kuat untuk melakukan restorasi nasional," kata Surya Paloh saat berpidato dalam acara pelantikan pengurus wilayah Sulawesi Tengah dan DI Yogyakarta di Kantor Pusat Nasional Demokrat di Gondangdia, Cikini, Jakarta Selatan, Sabtu (29/1).

Adapun pengurus wilayah Yogyakarta akan dipimpin Gusti Kanjeng Ratu Pambayun.  Sedangkan Ketua Pengurus Wilayah Sulteng yakni Aswadin Randalembah.

Acara tersebut menandakan Nasional Demokrat resmi berdiri di 33 perovinsi. Pelantikan dua wilayah itu tak dapat dilakukan di masing-masing daerah. Itu lantaran pengurus wilayah telah berada di Jakarta untuk mempersiapkan acara ulang tahun pertama Nasional Demokrat.

Meski demikian, sejumlah pengurus pusat hadir dalam acara pelantikan. Beberapa di antaranya Sekretaris Jenderal Nasdem Syamsul Mu`arif, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Ferry Mursidan Baldan, dan Wakil Sekjen Kaderisasi Petris Reokapela.

NASIONAL DEMOKRAT DI ANGGAP SEBAGAI ANCAMAN...HATI-HATI...!! NASDEM JUGA SUDAH HADIR DI TANOH SENIMBANG,,



Nasional Demokrat menyatakan diri sebagai organisasi yang dibentuk dengan kejujuran hati. Organisasi itu kemudian tumbuh dengan semangat moralitas. Lantaran itu, Ketua Umum Surya Paloh mempertanyakan kenapa Nasional Demokrat malah dianggap sebagai ancaman di negara ini.

"Kenapa organisasi ini dianggap sebagai ancaman? Karena kita bukanlah kelompok yang bisa dibeli atau dibelokkan. Itulah kekuatan kita," kata Surya Paloh saat berpidato dalam rapat pimpinan Nasional Demokrat di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (31/1). Pidato itu pun langsung mendapat tepuk tangan meriah dari peserta rapat.

Kader-kader Nasional Demokrat berkumpul di JCC untuk membahas rencana kerja organisasi tersebut. Mereka terbagi dalam tiga komisi yang membahas kaderisasi Nasional Demokrat hingga ke pedesaan, prioritas kegiatan agar dapat terasa hingga masyarakat desa, dan penyatuan visi agar anggotanya tak berselisih paham mengenai misi organisasi.

Rapat dilakukan sehari menjelang peringatan satu tahun berdirinya Nasional Demokrat di Indonesia. Organisasi itu diprakarsai Surya Paloh, Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan sejumlah tokoh masyarakat. Selama setahun, Nasional Demokrat mampu mendeklarasikan organisasi dan mengukuhkan eksistensinya di 33 provinsi di Indonesia.